BANDUNG – Sekolah Menengah Atas Negeri 8 Bandung
pada hari Rabu (7/5/2014) didatangi oleh Kementrian Negara Lingkungan Hidup
untuk dilakukan verifikasi untuk penilaian Sekolah Adiwiyata Mandiri 2014.
Dalam kegiatan tersebut, kami selaku Tim Konservasi Delapan telah melakukan
persiapan sebelumnya. Persiapan – persiapan itu meliputi pembuatan presentasi
profil Konservasi Delapan, memperbaiki penamaan tanaman, sosialisasi tentang
bank sampah kepada warga SMAN 8 dan masih banyak hal lainnya. Selain itu,
pengecekan seluruh lingkungan sekolah dilakukan sebelum tim verifikasi tiba di
lingkungan sekolah.
Acara dimulai sejak pagi hari. Seluruh anggota tim
telah siap dengan tugasnya masing - masing. Sementara itu, beberapa guru tampak
sibuk mempersiapkan salah satu ruangan yang akan digunakan sebagai acara
pembukaan dan beberapa presentasi.
Tim verifikasi Adiwiyata Mandiri pertama - tama
menuju ke ruangan multimedia. Acara hari ini dihadiri oleh perwakilan dari
Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD), guru-guru, dan kementrian
lingkungan hidup sebgai tim verifikasi.
Acara dimulai dengan presentasi dari Tim
Konservasi Delapan mengenai kegiatan yang telah dilakukan oleh tim Konservasi
Delapan (KODE). Presentasi yang dibawakan oleh Michael, Nur Alfi, Arlian, dan
Sindy ini menjelaskan mengenai kegiatan yang dilakukan tim konservasi di dalam
maupun di luar sekolah.
Kegiatan di dalam lingkungan sekolah meliputi bank
sampah, pembuatan lubang biopori,
pembuatan kompos dengan takakura, pembibitan, dan penanaman hidroponik.
Sedangkan kegiatan di luar lingkungan sekolah adalah melalukan kunjungan ke
Gunung Sinabung dengan Arlian sebagai wakil dari tim konservasi. Lalu kegiatan
membuat dreams board di Taman Cibeunying, dan mengunjungi SD Al-Amin di Bandung.
Setelah melakukan presentasi, tim verifikasi melakukan
pengecekan area lingkungan sekolah yang didampingi oleh beberapa anggota Tim Konservasi
Delapan. Area yang dikunjungi adalah green house, kantin, Koperasi Siswa, toga,
perpustakan, kantin kejujuran, hidroponik, UKS, ruang seni, masjid, dan kebun.
Selama melakukan peninjauan lingkungan SMAN 8 Bandung,
tim verifikasi menanyakan seputar pengelolaan lingkungan di area sekolah,
terutama tempat - tempat yang dikunjungi. Para anggota tim konservasi tak lupa
meminta saran kepada tim peninjau agar pengelolaan lingkungan di SMAN 8 dapat
lebih baik lagi.
Di akhir acara, Bu
Pupung (BPLHD JABAR) memberikan pendapat mengenai salah satu kalimat dalam
slide presentasi yang dibawakan oleh Pak Ujang sebagai Kepala Sekolah. Kalimat
tersebut adalah “Menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri 2014”. Beliau menghapus kata
’menuju’ pada kalimat tersebut. Sehingga, kalimat tersebut menjadi “Sekolah Adiwiyata Mandiri 2014”.
Amiin...
Tim Konservasi Delapan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar